2 November 2026

Malam Syahdu di 10 Terakhir Ramadan

10 hari terakhir biasanya dimanfaatkan umat Muslim dengan memperbanyak ibadah. Salah satu yang biasanya dilakukan adalah itikaf di masjid.

Itikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat beribadah. Seseorang akan menghabiskan waktunya dengan beribadah kepada Allah SWT. Seperti sholat wajib lima waktu, sholat sunnat, tadarus, berzikir dan ibadah lainnya.

Di momen ini, sejumlah masjid telah menyediakan berbagai program dan fasilitas untuk pelaksanaan itikaf. Mereka biasanya menyediakan makanan dari mulai berbuka puasa hingga sahur. Juga sejumlah aktivitas ibadah dengan mengundang penceramah dan imam salat dari luar.

Salah satu masjid yang menyediakan fasilitas itikaf ini adalah Masjid Raya Bintaro Jaya. Sesuai namanya mesjid berada di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.

Mesjid ini sudah dikenal dengan berbagai program dakwah yang dikelola dengan baik oleh pengurus mesjid. Termasuk saat 10 terakhir Ramadan tahun ini.

 

Selama puasa. Masjid ini menyediakan 100 porsi nasi kotak untuk berbuka puasa. Selama sebulan, berarti 30 ribu porsi.

 

Saya berkesempatan ikut meramaikan itikaf di masjid ini. Usai ada kegiatan di kampus, saya melanjutkan perjalanan ke masjid ini dan tiba setelah Ashar. Alhamdulillah, masih bisa ikut buka bersama. Ada ratusan atau bahkan lebih dari seribu jemaah yang ikut. Duduk teratur beralaskan terpal, di bawah tenda yang dipasang di halaman masjid. Jemaah laki-laki dipisah dari jemaah perempuan menggunakan pembatas. Jelang waktu berbuka, panitia sibuk membagikan air mineral, 3 buah kurma yang dikemas dalam bungkus plastik kecil, dan nasi kotak.

 

Saat azan tiba, semua jemaah membatalkan puasanya. Makan kurma dan makan dari menu yang ada di kotak. Teratur dan khusyuk. Sebuah momen yang menggambarkan kebersamaan. Waktu sholat maghrib mundur 20 menit demi memberi waktu bagi buka puasa.

Sholat maghrib dan isya, dipenuhi jemaah. Malam itu adalah malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan, yang dipercaya sebagai malam baik. Bertepatan pula dengan malam Jumat. Tak heran, ruang utama salat dan selasar masjid disesaki jemaah.

Usai Isya, jemaah beribadah masing-masing. Ada yang tilawah Al-Qur’an, salat sunat dan zikir. Yang lain sibuk menyiapkan tempat tidur. Untuk tidur, hanya dibolehkan di selasar dan di perpustakaan masjid. Untuk jemaah perempuan, ditempatkan di ruang bawah. Sebagian lain memanfaatkan waktu untuk mengisi perut. Di halaman masjid, ada Kampung Ramadan yang berisi banyak stan penjual makanan dan minuman. Ada juga kafe dan minimarket. Bisa dibilang, masjid ini memiliki fasilitas yang lengkap.

Jelang tengah malam, suasana semakin sepi. Di ruang utama, ramai suara mengaji yang dilantunkan oleh ratusan jemaah. Dari informasi yang tertera di slide, salat malam (qiyamul lail) akan dimulai jam 2 dini hari.

 

Ini adalah saat yang tepat untuk beribadah. Memaksimalkan doa dan munajat pada Illahi robbi. Saat yang tepat untuk tilawah, menyelami indahnya lantunan ayat suci dengan terjemahnya. Setiap jemaah asyik dengan ibadahnya. Sementara di selasar, tampak seperti pengungsian. Jemaah tidur. Dari dewasa hingga anak-anak. Semuanya menyatu.

 

Sholat malam tiba. Ratusan jemaah telah bangun dan bersiap. Malam itu, imamnya adalah Prof. Dr. KH. Said Agil Husin Al Munawar, M.A. Ia dikenal sebagai cendekiawan Muslim dan mantan Menteri Agama pada 2001-2004. Lantunan indah ayat-ayat suci menemani jemaah selama delapan rakaat sholat Tahajud. Ditambah 3 rakat sholat Witir. Suasana begitu syahdu. Lantunan ayat-ayat suci memenuhi seisi ruangan. Di luar masjid, gelap dan sepi. Kombinasi yang begitu menggetarkan jiwa. Sebagian jemaah menangis.

 

Usai sholat, dilanjutkan dengan doa dan muhasabah. Muhasabah artinya aktivitas evaluasi atau introspeksi diri untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah. Doa-doa disampaikan dengan refleksi atas berbagai dosa dan kesalahan yang telah dilakukan selama hidup. Ini menjadi momen yang paling menggetarkan. Hampir semua jemaah menumpahkan air mata.

 

Hingga tiba waktunya santap sahur. Panitia telah menyiapkan 600 nasi kotak. Jemaah peserta itikaf telah mendaftarkan diri dan diberi kupon. Yang tidak dapat kupon juga tetap kebagian. Makan bersama, sambil bercengkerama, saling sapa. Karena jemaah datang dari mana-mana.

 

Itikaf ini menjadi momen yang berharga. Tak hanya memperkuat amal ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari memperkuat silaturahmi antarsesama Muslim.

 

 

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

yakinjp

MAUJP

MAUJP

MAUJP

SATGASJITU

SLOT GACOR

SALAMJITU

SATGASJITU

SEMOGAJITU

SALAMJITU

Slot Gacor

MAUJP

Slot Gacor

SLOT GACOR

artikel 000000121

artikel 000000122

artikel 000000123

artikel 000000124

artikel 000000125

artikel 000000126

artikel 000000127

artikel 000000128

artikel 000000129

artikel 000000130

artikel 000000131

artikel 000000132

artikel 000000133

artikel 000000134

artikel 000000135

artikel 000000136

artikel 000000137

artikel 000000138

artikel 000000139

artikel 000000140

artikel 000000141

artikel 000000142

artikel 000000143

artikel 000000144

artikel 000000145

artikel 000000146

artikel 000000147

artikel 000000148

artikel 000000149

artikel 000000150

artikel 000000151

artikel 000000152

artikel 000000153

artikel 000000154

artikel 000000155

artikel 000000156

artikel 000000157

artikel 000000158

artikel 000000159

artikel 000000160

artikel 000000161

artikel 000000162

artikel 000000163

artikel 000000164

artikel 000000165

artikel 000000166

artikel 000000167

artikel 000000168

artikel 000000169

artikel 000000170

artikel 000000171

artikel 000000172

artikel 000000173

artikel 000000174

artikel 000000175

informasi terbaru kabupaten belu 00000056

informasi terbaru kabupaten belu 00000057

informasi terbaru kabupaten belu 00000058

informasi terbaru kabupaten belu 00000059

informasi terbaru kabupaten belu 00000060

informasi terbaru kabupaten belu 00000061

informasi terbaru kabupaten belu 00000062

informasi terbaru kabupaten belu 00000063

informasi terbaru kabupaten belu 00000064

informasi terbaru kabupaten belu 00000065

informasi terbaru kabupaten belu 00000066

informasi terbaru kabupaten belu 00000067

informasi terbaru kabupaten belu 00000068

informasi terbaru kabupaten belu 00000069

informasi terbaru kabupaten belu 00000070

informasi terbaru kabupaten belu 00000071

informasi terbaru kabupaten belu 00000072

informasi terbaru kabupaten belu 00000073

informasi terbaru kabupaten belu 00000074

informasi terbaru kabupaten belu 00000075

informasi terbaru kabupaten belu 00000076

informasi terbaru kabupaten belu 00000077

informasi terbaru kabupaten belu 00000078

informasi terbaru kabupaten belu 00000079

informasi terbaru kabupaten belu 00000080

informasi terbaru kabupaten belu 00000081

informasi terbaru kabupaten belu 00000082

informasi terbaru kabupaten belu 00000083

informasi terbaru kabupaten belu 00000084

informasi terbaru kabupaten belu 00000085

informasi terbaru kabupaten belu 00000086

informasi terbaru kabupaten belu 00000087

informasi terbaru kabupaten belu 00000088

informasi terbaru kabupaten belu 00000089

informasi terbaru kabupaten belu 00000090

informasi terbaru kabupaten belu 00000091

informasi terbaru kabupaten belu 00000092

informasi terbaru kabupaten belu 00000093

informasi terbaru kabupaten belu 00000094

informasi terbaru kabupaten belu 00000095

informasi terbaru kabupaten belu 00000096

informasi terbaru kabupaten belu 00000097

informasi terbaru kabupaten belu 00000098

informasi terbaru kabupaten belu 00000099

informasi terbaru kabupaten belu 00000100

informasi terbaru kabupaten belu 00000101

informasi terbaru kabupaten belu 00000102

informasi terbaru kabupaten belu 00000103

informasi terbaru kabupaten belu 00000104

informasi terbaru kabupaten belu 00000105

informasi terbaru kabupaten belu 00000106

informasi terbaru kabupaten belu 00000107

informasi terbaru kabupaten belu 00000108

informasi terbaru kabupaten belu 00000109

informasi terbaru kabupaten belu 00000110

informasi terbaru kabupaten belu 00000111

informasi terbaru kabupaten belu 00000112

informasi terbaru kabupaten belu 00000113

informasi terbaru kabupaten belu 00000114

informasi terbaru kabupaten belu 00000115

informasi terbaru kabupaten belu 00000116

informasi terbaru kabupaten belu 00000117

informasi terbaru kabupaten belu 00000118

informasi terbaru kabupaten belu 00000119

informasi terbaru kabupaten belu 00000120

informasi terbaru kabupaten belu 00000121

informasi terbaru kabupaten belu 00000122

informasi terbaru kabupaten belu 00000123

informasi terbaru kabupaten belu 00000124

informasi terbaru kabupaten belu 00000125

informasi terbaru kabupaten belu 00000126

informasi terbaru kabupaten belu 00000127

informasi terbaru kabupaten belu 00000128

informasi terbaru kabupaten belu 00000129

informasi terbaru kabupaten belu 00000130

article 48666670361

article 48666670362

article 48666670363

article 48666670364

article 48666670365

article 48666670366

article 48666670367

article 48666670368

article 48666670369

article 48666670370

article 48666670371

article 48666670372

article 48666670373

article 48666670374

article 48666670375

article 48666670376

article 48666670377

article 48666670378

article 48666670379

article 48666670380

article 48666670381

article 48666670382

article 48666670383

article 48666670384

article 48666670385

article 48666670386

article 48666670387

article 48666670388

article 48666670389

article 48666670390

article 48666670391

article 48666670392

article 48666670393

article 48666670394

article 48666670395

article 48666670396

article 48666670397

article 48666670398

article 48666670399

article 48666670400

article 48666670401

article 48666670402

article 48666670403

article 48666670404

article 48666670405

article 48666670406

article 48666670407

article 48666670408

article 48666670409

article 48666670410

article 58666670411

article 58666670412

article 58666670413

article 58666670414

article 58666670415

article 58666670416

article 58666670417

article 58666670418

article 58666670419

article 58666670420

article 58666670421

article 58666670422

article 58666670423

article 58666670424

article 58666670425

article 58666670426

article 58666670427

article 58666670428

article 58666670429

article 58666670430

article 58666670431

article 58666670432

article 58666670433

article 58666670434

article 58666670435

article 58666670436

article 58666670437

article 58666670438

article 58666670439

article 58666670440

article 58666670441

article 58666670442

article 58666670443

article 58666670444

article 58666670445

article 58666670446

article 58666670447

article 58666670448

article 58666670449

article 58666670450

article 58666670451

article 58666670452

article 58666670453

article 58666670454

article 58666670455

article 58666670456

article 58666670457

article 58666670458

article 58666670459

article 58666670460

article 58666670461

article 58666670462

article 58666670463

article 58666670464

article 58666670465

article 58666670466

article 58666670467

article 58666670468

article 58666670469

article 58666670470

article 58666670471

article 58666670472

article 58666670473

article 58666670474

article 58666670475

article 58666670476

article 58666670477

article 58666670478

article 58666670479

article 58666670480

article 58666670481

article 58666670482

article 58666670483

article 58666670484

article 58666670485

article 58666670486

article 58666670487

article 58666670488

article 58666670489

article 58666670490

article 58666670491

article 58666670492

article 58666670493

article 58666670494

article 58666670495

article 58666670496

article 58666670497

article 58666670498

article 58666670499

article 58666670500

article 58666670501

article 58666670502

article 58666670503

article 58666670504

article 58666670505

article 58666670506

article 58666670507

article 58666670508

article 58666670509

article 58666670510

news-1701